Halaqa Sa’ad Bin Abi Waqqas Pangkep-Maros Kuatkan Ketaatan Lewat Halaqoh.

Ketaatan Anggota Bagian Dari pilar jamaah

▪️Oleh : Ustadz.Drs.Kaisar (Murobbi Halaqah Wustha Sa’ad Bin Abi Waqqas)

ketaatan harus dibangun oleh setiap muslim, khususnya Hidayatullah yang sedang menerima amanah. Dengan ketaakan kian kuat pula jamaah.

Keta’atan merupakan sikap yang sangat mendasar dalam berjama’ah, sebab keberhasilan Rasulullah shallallahu alaihi wasalam dalam menegakkan islam dalam kehidupan tidak terlepas dan ke para shahabat kepada Allah dan Rasul-Nya.

ketaatan anggota kepada pemimpin. Karena tiada kepemimpinan tanpa ketaatan. Dan seorang muslim hendaknya taat kepada pemimpinnya karena Allah. Umat akan kuat jika ketaatan ini dijaga dengan baik. Dan sebaliknya, umat akan mudah porak poranda diserang musuh-musuhnya jika tidak menaati pemimpinnya.

Karena itu ketaatan seorang musim penting. Karena sesungguhnya ketaatan itu,

  1. Ketaatan kepada pemimpin merupakan kelanjutan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.

أيها الذين امنوا اطيعوا الله وأطيعوا الرسول وأولي الأمر.

الناء (59)
“Wahai orang-orang yang beriman, tatatilah Allah dan taatilah Rasul serta pemimpin diantara kalian” (QS. An-Nissa (4): 59)

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib RA. Beliau berkata: “Kewajiban imam adalah menegakkan hukum dengan adil, menunaikan Hah Maka apabila ia telah melaksanakannya, wajiblah bagi kaum Muslimin untuk mentaatinya; karena Allah memerintahkan dengan lainya dengan berbuat adil dan menunaikan amanah, kemudian memintakan untuk taat.

“Barangsiapa mentaatiku maka sungguh ia telah mentaati Allah, dan barangsiapa bermaksiat kepadaku maka sungguh ia telah bermaksiat kepada Allah, dan barangsiapa mentaati pemimpin-pempimpinku, maka sungguh ia telah mentaatiku, dan barangsiapa berbuat maksiat kepada pemimpin-pemimpinku maka sungguh ia telah bermaksiat kepadaku”
(HR. Bukhori dan Muslim)

  1. Taat dalam gairah dan enggan.

على المره المُسلِم السمع والطاعة في الملقط والفكر في العشر
والبشر (رواه البخاري)

” (Diwajibkan) atas orang Islam agar mendengar dan taat dakam kegairahan maupun keengganan, dalam kesulitan maupun dalam kemudahan” (HR. Bukhori)

اسْمَعُوا وَأَطِيعُوا فَإِنَّمَا عَلَيْهِمْ ما عملوا وَ عَلَيْكُمْ ما حملكم (رواء

مسلم)

” Dengarlah dan taatlah mereka berkewajiban terhadap apa yang dibebankan kepada mereka, sedangkan kalian berkewajiban terhadap apa yang dibebankan Kepada kalian”
(HR. Muslim)

3 Larangan Berbantahan

” Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janga kamu berbantah bantahan, yang menyebabkan kami menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”
Anfal [8]: 46)

  1. Larangan taat dalam maksiat.
    ” Tidak ada kewajiban taat kepada makhluk dalan maksiat kepada Allah” (HR. Ahmad dan Nasa)

“Mendengar dan taat itu diwajibkan atas seorang muslim dalah hal yang ia sukai atau ia benci, selama tidak diperintahkan untuk berbuat maksiat Maka jika diperintahkan untuk berbuat maksiat, maka ia tidak wajib mendengar dan mentaatinya”

(HR. Bukhori dan Muslim)

*) Disarikan dari kajian Jatidiri Hidayayatullah, Halaqah Wustha Sa’ad Bin Abi Waqqas
Hidayatullah Sulawesi Selatan

(Karding)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Bai'ah Dalam Sejarah Islam, Hala...
kegiata Halaqah Kader Oleh : Ustadz.Drs.Kaisar (Murobbi Halaqa...
Undangan Peresmian Rumah Quran A...
Undangan Peresmian Rumah Quran Al-Qalam UNDANGAN: Kpd Yang Kam...
Adinda Birrul menyelesaikan Hafa...
Selamat kepada Laode Muhammad Birrul Walidain Bin Bapak Badrun...
Do'a Bersama Untuk Kesembuhan Ba...
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَ...
Ucapan Terimakasih Kepada Para D...
Puji dan syukur kita haturkan Kehadirat Allah Subhana Wa Ta’al...
Kegiatan Halaqa Wustha, Adab Ang...
Kegiatan Halaqah Kader Oleh : Ustadz.Drs.Kaisar (Murobbi Halaq...

Download Hidayatullah Pangkep App

Selamat datang di Aplikasi lembaga pendidikan kami. Sebuah tempat di mana nilai-nilai agama dan pengetahuan bergabung dalam harmoni, memberikan landasan kokoh bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkembang menjadi individu yang berakhlakul karimah, berprestasi, dan unggul.